Posted by: Rika Ekawati | June 18, 2009

ANALISIS COMPUTER BASED INSTRUCTION (CBI)

Computer Assistance Instruction ( CAI ) dan hubungannya dengan Value Chain Analysis

Aspek umum

Tingkat interaksi antara komputer dan mahasiswa menjadi faktor yang sangat penting disini. Misalnya saja, banyak sekolah-sekolah yang belum berani menggunakan linux dalam proses pembelajaran disekolahnya. Hal ini dikarenakan karena ada asumsi bahwa windows lebih “familiar” dan “user-friendly” bagi mahasiswa.

Namun, tidak berarti teknologi itu sendiri yang membuat program CBI menjadi tool yang efektif,kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi dalam proses pembelajaran juga sangat berpengaruh bagi keberhasilan program ini. Dua hal yang perlu diingat: pertama, faktor mahasiswa juga sama pentingnya seperti faktor teknologi dalam hal ini, dan kedua, apapun yang bisa dilakukan komputer juga bisa dilakukan oleh manusia. Yang membedakan hanya efektifitas dan efisiensi kerja, karena komputer bekerja tidak kenal lelah.

Tutorial

Tutorial merupakan salah satu bagian penting yang ada dalam CAI. Tutorial merupakan representasi dari buku teks , hanya saja didalamnya telah diprediksi pertanyaan dan respon yang mungkin muncul.

Kegiatan Value chain

Biaya operasional

Kegiatan pelajar

Pengelolaan lokasi dan strategi yang jelas

Pemilihan lokasi dan strategi membutuhkan kejelasan yang konstan dan mepertimbangkan seberapa besar biaya operasional yang dibutuhkan. Kegiatan dalam kategori ini termasuk menyusun dan mengelola peluang pasar, mengelola wilayah jangkauan, mengelola vlue proposition, mengelola organisasi – organisasi khusus yang merupakan resource sistem, memilki kejelasan finansial model dan pengintegrasian pengelolaan ( baik vertikal maupun horizontal )

Pengelolaan teknologi

Proses apa yang digunakan institusi pembelajaran online untuk mengelola teknologi sampai pada apa yang kita sebut value chain? Tahap keahlian dan efektifitas dari pengguanaan teknologi, compared pada kompetitor, akan mempengaruhi keseluruhan organisasi – level costs.

Pengelolaan kompleksitas yang ditawarkan oleh pihak universitas

Luas program dan mata kuliah yang ditawarkan sangat penting dan harus disesuaikan dengan pembiayaan.

Pengelolaan struktur institusional

Struktur finansial, akuntabilitas, dan taraf utang yang mempengaruhi banyak pembiayaan dan fleksibilitas organisasi.

Perolehan pengalaman, pembelajaran, dan pengelolaan kelompok skill

Organisasi pembelajaran tumbuh, berpengalaman, dan mengaplikasikan pengalamannya secara signifikan pe rbagian sesuai pembiayaan. Sebagai contoh, ketika universitas kekurangan pengalaman dalam mengembangkan lembaga pembelajaran online sehingga universitas tersebut akhirnya bangkrut dan ditutup, dari fakta ini kita bisa mengetahui bahwa pertimbangan masalah cost ini ternyata merupakan masalah yang secara signifikan berpengaruh bagi pembiayaan awal kuliah online.

Pengelolaan dan penelitian yang mendukung kegiatan

Kegiatan ini mungkin membutuhkan pengembang institusi, promosi dan budaya penelitian yang secara aktif mendukung; jaringan dengan donatur, department di pemerintah, perusahaan dan berbagai sumber dana yang potensial lainnya; dan mendukung pengembangan dan meningkatkan reputasi dari universitas. ( misal adanya salah satu tugas akhir atau hasil penelitian baik pelajar maupun pengajarnya yang dinominasikan sebagai penerima nobel).

Jumlah dan lokasi dari satelite kampus, jumlah pangsa industri dan sosial yang telah dipersiapkan institusi, jumlah pelajar yang mendaftar.

Tipe dari proses pengunaan teknologi

Jumlah dari perbedaan mata kuliah dan program

Taraf utang, kapasitas utang, status pajak ( baik menguntungkan maupun merugikan ).

Efektifitas dari pelatihan yang profesional, team building, pembagian pengetahuan dan skala ekonomi

Banyaknya donasi, jumlah hasil penelitian yang sukses yang dipublikasikan, pengaruh penelitian pada pembelajaran, pengajaran, dan layanan pendukung lainnya, jumlah lulusan.

Kegiatan prosedural

Penyediaan kualitas

Pengelolaan kualitas pelatihan, standar kualitas, dan karyawan yang berwenang secara langsung tergantung pada keseluruhan kualitas pengorganisasian.

Pengelolaan karyawan

Manjeman menetapkan pola pengelompokkan karyawan, termasuk kewenangan yang terpusat, ukuran kerja per unit, dan jumlah unit kerja. Lingkungan kerja dan iklim yang juga mengatur tingkat kesiapan dan dasar training, batasan wewenang karyawan, perawatan lingkungan kerja jaringan, faktor-faktor lainnya.

Kapasitas pengelolaan

Kapasitas pemanfaatan mungkin mempertimbangkan strategi keseimbangan biaya yang ditawarkan organisasi. Kapasitas harus memungkinkan untuk menerima pelajar lebih banyak lagi, dan ketika tidak dipergunakan cobalah untuk mengurangi kapasitas ( jika memungkinkan ), merubah beberapa kapasitas yang bersifat mendesak demi kelancaran proses pembelajaran atau menggabungkan beberapa strategi ini.

Pengelolaan efisiensi

Banyak tipe dari efisiensi, tapi efisiensi disini mencakup efiseinsi program dan introduction kuliah dan seluruh produksi kuliah, pengiriman dan dukungan pelajar.

Pengelolaan kompleksitas kuliah

Memberi tawaran yang luas bagi institusi pembelajaran onlie, dimana prosedur harus mengendalikan kompleksitas dari desain kuliah, produksi, pengiriman dan layanan bagi pelajar.

Tahap training karyawan, rata-rata pelajar yang di drop-out, kepuasan pelajar

Moral dan etika karyawan, taraf kepuasan, rata-rata penggantian, masa jabatan.

Porsentase dari perkembangan pemanfaatan kapasitas kuliah, porsentase dari manfaat pengiriman kapasitas, porsentase dari manfaat kapasitas sistem tutorial, kebebasan dalam menentukan pengandalian kapasitas.

Kepastian waktu dari program atau konsep kuliah pada penawaran up-and-running, availibilitas kuliah

Menggunakan pembelajaran berbasis objek, komponen standar, dan penulisan dan pengembangan tools

Kegiatan operasional

Pengelolaan produksi kuliah

Proses aktual dari pengembangan kuliah termasuk penulisan, pembuatan multimedia, pengeditan, membuat format yang baku, desain grafis, pencetakan dan publikasi via website.

Pengelolaan inbound logistik

Persiapan pengembangan kuliah, termasuk perencanan kurikulum (misal KTSP ); mempersiapkan untuk Learning spesific Hardware ( LSH ), Learning Management System ( LMS ), dan Learning Content Management System (LCMS); penggajian penulis, pemesanan referensi dari materi, trmasuk textbook dan formasi tim kuliah internal.

Jumlah fakultas, designers instruksional, editor, desainer grafis.

Hardware dan Software yang memiliki availibitas (LSH, LMS dan LCMS), procurement, set-ups, jumlah jam mengajar langsung.

Komponen dasar dari tutorial

Komponen

Aspek penting

Objek pembelajaran

1. Mengidentifikasi target audience (dalam hal ini harus adanya penyesuaian program dengan karakteristik Mahamahasiswa )

2. Menyediakan 5 hingga 8 objek /sasaran dalam periode 30-45 menit agar Mahamahasiswa tidak mudah merasa jenuh.

Tampilan pembuka

1. Kondisikan Mahamahasiswa ketika ia mulai pertama kali menggunakan program ini

2. Urutkan alamat ynag mereka butuhkan, misalnya tahap apa saja yang harus mereka lewati,

3. Identifikasi prasyarat yang dibutuhkan mahasiswa

Menu utama

Sebaiknya ada pilihan seperti :

a. Instruksi (petunjuk penggunaan)

b. Materi pembelajaran

c. Evaluasi ( tes )

d. Biography dan referensi

e. Pilihan keluar

Outline konten

Program yang bagus memiliki 3 samapi 8 fitur program materi pelajaran yang berbeda

Isi

Sebaiknya terdiri dari 3 tampilan:

1. Hanya teks,

2. Pertanyaan dan jawaban yang interaktif, idealnya terdapat pada setiap 3 atau 4 tampilan

3. Grafik termasuk gambar garis, peta dan diagram

Item tes personal

Pilihan soal yang digunakan yaitu pilihan ganda dan pilihan benar/salah

Glossary

Daftar istilah yang digunakan

Biografi dan referensi

Buku atau situs yang disarankan untuk dipelajari beserta biografi singkat penulis

Dari segi kognitif, one-to-one tutoring dan feedback yang disediakan oleh tutorial dapat membuat program ini menjadi tool yang hebat untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa.

Review ( Dril and practise )

Mudahnya dari CAI adalah melakukan tes (evaluasi) terhadap pemahaman mahasiswa.Sebenarnya Drill dan practise ini tidak lebih baik dari metode tes konvensional, karena ketika mahasiswa melakukan tes ia bisa mengulang tes itu lagi. Kelebihannya terdapat pada feedback yang otomatis, yaitu mencari jawaban yang benar tanpa harus melihat buku.

Simulasi

Dalam hal ini seperti telah dibahas sebelumnya, pada bagian simulasi dari program ini terdapat berbagai simulasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa, grafik, virtual laboratorium ( melalui video yang lebih realistic ) dan berbagai fitur lain yang dibutuhkan mahasiswa dalam proses belajar.

Games

Berbagai games yang terdapat dalam komputer dibuat relevan dengan materi yang dipelajari mahasiswa, hal ini ditujukan untuk mengingkatkan proses pengambilan keputusan dan kemampuan berkomunikasi. Misalnya games unur periodik untuk membuat mahasiswa lebih hafal tentang sifat unsus-unsur yang terdapat dalam sistem periodik unsur.

Problem Solving

Program yang didesain untuk user umum dimana disini terdapat penyebaran informasi karena kemampuan program ini sendiri untuk meng-handle situasi “ bagaimana jika”, kadang digunakan untuk mengajarkan masalah management process; manajemen data base program juga digunakan untuk mengumpulkan informasi, seperti program word-processing yang membant mahasiswa belajar menulis lebih efektif. Serta adanya fasilitas bimbingan dan konseling bagi mahasiswa, agar tidak mengalalmi hambatan dalam mengikuti proses pembelajaran ini.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: